Implementasi Model Sequenced Berbasis Pelestarian Salak sebagai Potensi Lokal Bangkalan pada Pembelajaran IPAS
DOI:
https://doi.org/10.36706/jisd.v11i2.78Keywords:
IPAS, Model Sequenced, SalakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengalaman implementasi model sequenced berbasis pelestarian salak sebagai potensi lokal bangkalan pada pembelajaran IPAS kelas IV, respon siswa selama menerima pembelajaran tersebut, dan bagaimana kesan guru selama menyajikan pembelajaran tersebut. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sistematis hingga diperoleh 7 orang sampel. Sampel terdiri dari 1 orang guru wali kelas sebagai pengajar dan 6 orang siswa kelas IVA dengan rincian masing-masing 2 siswa dengan kemampuan kognitif tinggi, sedang, dan rendah yang ditunjuk berdasarkan hasil rapot semester sebelumnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pembelajaran IPAS berbasis pelestarian salak sebagai potensi lokal Bangkalan berjalan lancar. Guru memiliki kompetensi yang baik untuk dapat menyajikan pembelajaran tersebut sehingga siswa secara umum dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan kondusif.
References
Ambarita, R. S., Wulan, N. S., & Wahyudin, D. (2021). Analisis Kemampuan Membaca
Pemahaman pada Siswa Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan , 3(5), 2336–2364.
Andina, E. (2018). Efektivitas Pengukuran Kompetensi Guru. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial ,9(2), 204–220.
Ansori, Y. Z. (2020). Pembinaan Karakter Siswa melalui Pembelajaran Terpadu di sekolah Dasar.
Jurnal Educatio FKIP UNMA, 6(1), 177–186.
Anwar, Moh. F. N., Ruminiati, & Suharjo. (2017). Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik
Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Sumenep Kelas IV Subtema Lingkungan Tempat
Tinggalku. Jurnal Pendidikan; Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2(10), 1291 -1297.
Astari, T. (2019). Implementasi Pembelajaran Terpadu Model Sequenced Melalui Strategi Deep
Thinking Skill untuk Pengembangan Kosakata dan Pemahaman Anak Kelas 2 SD. Jurnal
Ilmiah Pesona PAUD, 6(1), 28–43.
Astutik, M. A., Nurmalina, A., & Burhanuddin. (2019). Analisis Status Keberlanjutan Pengusahaan
Garam di Tiga Wilayah Pulau Madura. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(1), 13–26.
Cantika, V. M. (2022). Prosedur Pengembangan Kurikulum (Kajian Literatur Manajemen Inovasi
Kurikulum). Inovasi Kurikulum, 19(2), 171–184.
Chusna, L. N., Ekowati, D. W., & Kuncahyono. (2019a). Modul Pendamping Pembelajaran
Tematik Berbasis Kearifan Lokal Blitar di Kelas IV SD. Indonesian Journal of Primary
Education, 3(1), 81–92.
Chusna, L. N., Ekowati, D. W., & Kuncahyono. (2019b). Modul Pendamping Pembelajaran
Tematik Berbasis Kearifan Lokal Blitar di Kelas IV SD. Indonesian Journal of Primary
Education, 3(1), 81–92.
Hadi, W. P., & Ahied, M. (2017). Kajian Etnosains Madura dalam Proses Produksi Garam sebagai
Media Pembelajaran IPA Terpadu. Jurnal Ilmiah Rekayasa, 10(2), 79–86.
Haryati, A. M. S., Sudirman, I. K., & Irawan, A. (2023). Pelaksanaan pendidikan karakater pada
Mata Pelajaran PPKn di SD melalui Model Pembelajaran Berbasis Nilai. Jurnal Ilmiah
Mandala Education (JIME) , 9(2), 1184–1190.
Hidayati, A. N. (2022). Pentingnya Kompetensi dan Profesionalisme Guru dalam Pembentukan
Karakter Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Profesi Keguruan, 8(1), 1–9.
Istiana, J. (2020). Konsep Perubahan Pendidikan dalam Pembelajaran Terpadu. Jurnal Tawadhu,
(1), 1042–1052.
Jamila, S. H. (2019). Model Pembelajaran Terpadu (Studi Kasus di Yayasan Muhammad Ya’qub
Jombang). Autentik: Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 3(2), 85.
Jojor, A., & Sihotang, H. (2022). Analisis Kurikulum Merdeka dalam Mengatasi Learning Loss di
Masa Pandemi Covid-19 (Analisis Studi Kasus Kebijakan Pendidikan). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5150–5161.
Juanda, A. (2019). Pembelajaran Kurikukum Tematik Terpadu: Teori & Praktik Pembelajaran
Tematik Terpadu Berorientasi Landasan Filosofis, Psikologis, dan Pedagogis. CV. Confident.
Jufrida, Basuki, F. R., Pangestu, M. D., & Prasetya, N. A. D. (2019). Analisis Faktor yang
Mempengaruh Hasil Belajar IPA dan Literasi Sains di SMP Negeri 1 Muaro Jambi. Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika, 4(2), 31–38.
Kamalia, U. P., Rochmawati, Novitasari, A., Imansari, F. I., & Hariyanti, M. (2022). Pengolahan
buah salak Bangkalan untuk Mengembangkan Potensi Lokal. Jurnal Inovasi Hasil
Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 5(1), 11–21.
Kemendikbud RI. (2022). Buku Saku: Tanya Jawab Kurikulum Merdeka.
Malawi, I., Kadarwati, A., & Dayu, D. P. K. (2019). Pembelajaran Terpadu. CV. AE Media
Grafika.
Marwa, N. W. S., Usman, H., & Qodriani, B. (2023). Persepsi Guru Sekolah Dasar terhadap Mata
Pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka. Metode Didaktik: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An,
(2), 54–65.
Mn, M. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Urutan (Sequenced Model) untuk Meningkatkan
Pemahaman Siswa kelas 5A Tentang Materi Bangun Datar pada Bidang Koordinat di SD
Negeri Ngagelrejo V/400 Surabaya. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 25–33.
Mumpuni, K. E. (2013). Potensi Pendidikan Keunggulan Lokal Berbasis Karakter dalam
Pembelajaran Biologi di Indonesia. Seminar Nasional X Pendidikan Biologi FKIP UNS, 1-7.
Nugroho, P., Susandini, A., & Islam, D. (2020). Mengkaji Sistem Pemasaran Garam Di Madura.
Media Trend, 15(1), 111 –122.
Nugroho, T. S. (2022). Kurikulum Merdeka untuk pemulihan krisis pembelajaran. Inovasi Kurikulum, 19(2), 251–262.
Patabang, A., & Murniati, E. (2021). Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Pada Pembelajaran
Daring Dimasa Pandemi Covid-19. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1418–1427.
Putri, A. D. K., & Imaniyati, N. (2017). Pengembangan Profesi Guru dalam Meningkatkan Knerja
Guru. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran , 2(2), 202–211.
Riani, N., Ngatman, & Suryandari, K. C. (2021). Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman pada
Siswa Kelas V SD Negeri 6 Jatisari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap Tahun Ajaran
/2021. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2).
Rohyani, S. I. (2023). Manajemen Pembelajaran Di Era Pandemi Covid-19 . Jurnal Ilmiah Mandala
Education (JIME) , 9(2), 870–885.
Rosni. (2021). Kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar . Jurnal
Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia , 7(2), 113–124.
Samsudin, M. (2021). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Belajar. Islamic Education Journal, 2(2).
Sibagariang, D., Sihotang, H., & Murniati, E. (2021). Peran Guru Penggerak dalam Pendidikan
Merdeka Belajar di Indoensia. Jurnal Dinamika Pendidikan, 14(2), 88–99.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian KuantitatifKualitatif dan RnD (pp. 1 –546). penerbit alfabeta.
Sumargo, B. (2020). Teknik Sampling. UNJ Press.
Syarif, M., & Jakfar, A. A. (2019). Strategi Pengembangan Pendidikan untuk Meningkatkan
Kualitas SDM di Madura Pasca Pembangunan Jembatan Suramadu. Jurnal PAMATOR, 12(1),
–22.
Tinja, Y., Towaf, S. M., & Hariyono. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis
Kearifan Lokal sebagai Upaya Melestarikan Nilai Budaya pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal
Pendidikan, 2(9), 1257–1261.
Winata, I. K. (2021). Konsentrasi dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Pembelajaran Online
Selama Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Komunikasi Pendidikan , 5(1), 13–24.
Zulfa, E., Nuroso, H., & Reffiane, F. (2020). Keefektifan Model Pembelajaran Terpadu Tipe
Sequenced Berbantu Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Dan
Pengembangan Pendidikan, 4(1), 18–22.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Atika Maulidina Hs, wulida arina najwa, Adhy Putri Rilianti, M. Misbachul Huda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Nama dan alamat email yang dikirim ke portal ini akan digunakan secara khusus hanya untuk keperluan jurnal ini dan tidak akan digunakan untuk keperluan lain atau disebar ke pihak lain.